Wednesday, 10 July 2013

Liburan awal puasa edisi KERTOSONO

Keadaan sekarang aku sedang duduk di depan rumah Nyeki yang model rumahnya seperti rumah Joglo dengan dua lapis pintu untuk menuju ruang utama. berkabut, udara segar, suara burung.

Oke gaes... 8 Juli 2013 aku baru bisa berangkat ke Kertosono naik kereta ekonomi Penataran Doho dengan tarif 5K500.
Berbekal tebengan dari 'lil Brot Ndampet tersayang, aku bisa menghemat ongkos taxi yang biasa disebut ongkot!
*ngiiiing*

10.20 WIB kereta berangkat tepat waktu!
Dan aku mendapat tempat duduk di pinggir jendela, and you know what i mean??
GUWEH BISA LELUASA NGGALAU!
oke,

perjalanan ini sebenernya...
Sebenernya terapi kebatinan ku yang selalu gagal bercinta.
Ga tau kenapa, mungkin semua cowo yang deket sama  aku ngerasa aku orangnya terlalu asik sehingga terlalu baik untuk merka jadikan pancar terus bakalan diputusin entarannya gara2 mereka ga bisa ngidupin aku.
oke FINE.
Selama kuliah sampe sekarang, seriusan sama cowo udah 3 kali tapi ga pernah ada yang berhasil.
you know what???
"PUTUSIN SEBELUM JADIAN"
Itu prinsip yang ga sengaja aku lakukan.

Yepp...
Perjalanan ini aku tujukan untuk mencari cinta sejatiku yang daftar namanya masi dipegang Tuhan. Ga tau kenapa, aku selalu berdoa supaya segera turunin, tapi ga diturun2in.
Mungkin belum saatnya, soalnya Tuhan tau kalau

"GUWEH MASIH LABIL"

Next...
Tepat disamping deretan bangkuku ada laskar Blitar yang omongan medhoknya cilok gilak!
Pake baju barong pink dengan sendal etnik india ku, travel bag dan tas rajut warna kuning membuat mereka silau.

"WUIHHH,,, LUMAYAN ENEK SENG BENING,,, CUCI MATA"

Koncil-koncil ini merasa ada angin segar saat aku masuk gerbong dan duduk dekat deretan mereka.
rambut sedikit tersibak terkena hembusan angin dan kelopak sakura berguguran. *backsound OPPA GANGNAM STYLE*
i donno, apa yang mereka lihat dari aku.
hey,, kalian tau koncil? yep
kalo kalian tau kimcil itu sebutan untuk SIAPA, nah,.,, Koncil ini juga sebutan untuk SIAPA. Cuma beda gender doang.
Kalo pinter pasti paham.

Asal kalian tau,, aku ga pernah percaya sama orang yang bilang aku mmm, rrr, nggg...
Intinya muji..
Aku lebih menghargai orang yang bilang aku seperti,,,,
Trans gender
.
.
.
.
.
.
.

Ndampet sering mengatakan aku seperti trans gender karena perawakanku yang lumayan tinggi dan besar seperti cowok2 keren metropolitan
sedikit Fak dan banyak Nerakanya!
Fine
aku bisa terima karena emang mulutnya itu unik,,,

Berisik! Dengan mereka yang keliatannya cari perhatian, akhirnya aku masang headphone ku yang sebenernya ga aku tancepin kemana2
biar mulut para koncil ini ga sok2 caper.
Mereka mengira aku ga denger apa2, mereka sok2 bertanya...
"MBAK MAU KEMANA?"
"MBAK MINTA NOMER HP NYA!"
"MBAK BOLEH DUDUK DISAMPING MBAK?"

Well
mereka adalah contoh laskar2 yang
mmm
berani main belakang, kalo mereka bener lakik, mereka pasti nyamperin aku baik2 dengan ga cengengesan, ga main2, aku akan menjawab dengan senang hati.
tapi jangan salahkan kalo aku ngasih nomer HP nya Agus atau Shandy.

Gaess sebenernya aku seneng dengan kereta ini, karena berisikan orang2 yang perwajahannya tidak keras, ramah dan mungkin lugu.

Sekitar 5 jam perjalanan harus aku tempuh sendirian, aku membuka laptop dan memainkan twitterku.
Mulai bosan dan akhirnya nyanyi.
Yep! Nyanyi lagunya Tamia yang Officially missing you.
Ga tau kenapa aku bener2 suka lagu ini, tapi rasanya easy aja buat dinyanyiin.
Sambil ngeliat ke luar jendela dan nulis random pake jari di kaca jendela.
Gilak! Galau abis!
Lama banget ga naik kereta dan waktu itu aku dapet quality time SENDIRIAN naik kereta.
Rasanya pengen sms in semua MANTAN CALON kalo sekarang aku lagi...........
Random.

15.00 WIB aku udah nyampe stasiun Kertosono gaes.
And you know what???
Tempat aku turun itu tinggi. Tinggi sekali, seperti mendaki cinta yang bertepuk sebelah tangan.
Semacam harus loncat! Tapi ga berani.

JENG JENG!!

Kaki kiri masih sakit abis terkilir waktu di Bali.
Sekarang????
Timingnya bener2 ga tepat,
Didepanku saat itu ada segerombolan pegawai kereta api yang pake seragam keren masih muda dan bertenaga,
dibelakangku ada emak2 yang ga sabar pengen turun dan ngedorong aku.
Dengan merem dan memberanikan diri, aku turun pelan dan agak sedikit "GLEKK"

KLAK!!!


GRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!


AKU KESELEO LAGI

dengan muka memerah aku harus tetap kelihatan anggun, karena gerombolan cowok keren itu pada ngeliatin aku!
Pencitraan gaes!

Diem sebentar dan idung kembang kempis berusaha menahan setruman yang baru aku terima...
terseok dan tertatih aku mengangkat travel bag ku sambil menyebut nama Tuhanku.
*keadaan saat itu aku masih memiliki agama dan iman*

Waktu silih berganti, detik demi detik tapi aku tak juga mencapai gerbang keluar.
Sakit yang kurasa lebih sakit dari di PHP in cowok jelek dengan gaya gedongan padahal kantong ombrengan.
Duduk di depan warung dekat stasiun, menunggu jemputan dari Nyeki tersayang.

"Badhe tindak pundi?"
Sapa seorang kakek sepuh yang masih bersemangat mencari penumpang.

Aku pengen nangis!
YAH GAES!! Hatiku rapuh, mendengar keramahan, kesopanan dan kearifan masyarakat sekitar.
Biasanya aku mendengar umpatan tukang becak dan paksaan untuk menaiki becaknya.

Aku sedikit berbincang dengan bahasa Jawa Krama yang agak maksa, beliau kelihatan begitu.. ng,,
aku suka wajahnya.

Limabelasmenit kemudian, Nyeki menghampiriku,
dengan sedikit menjerit aku memeluknya.
Oh God!
Satusetengah bulan aku ga ketemu mamiku yang satu ini.
Dia ga berubah, masih memiliki wajah malaikat yang berhatikan setan.

Dengan tertatih pula aku menaiki motor dan memangku travel bag ku.
Di tengah jalan aku sedikit berteriak

"GRAAA!!! FINALLY! KERTOSONO!!"

"Lambemu lo" saut Nyeki.

ngiiiiiiiinngggg..............................



Sampai rumah Nyeki, aki disambut dengan ibuk... ramah, dan suka berbincang itu ciri ibuk.
Masi sedikit sungkan karena lama gak ketemu.
Ibuk terus menjejaliku dengan rentetan pertanyaan.
Ya termasuk orang yang dekat denganku.

Ibuk tau?
Iya... Aku sering smsan dengan Ibuk, dan Ibuk itu...............
GAUL MEEENNN!!!

mungkin dengan sedikit cerita, bisa membuatku sedikit lega dan mendapatkan wejangan. Terutama teguran.

Hari-hari disini aku lewati dengan makan tidur makan tidur makan tidur.
Ibuk pasti marah jika aku ga ngabisin makan atau ga ngambil lauk yang ada di meja :D

Yah... itulah Ibuk.

Awal puasa aku lalui dengan keluarga ini. dengan Dek Hima yang, WUOW!
HIDUNGNYA BEDA dengan Nyeki. Dek Hima kelas 1 SMA dengan ketampanan dan kesempurnaan hidungnya memiliki sopan santun yang sangat amat KEREN!
Ga seperti ponakan dan sepupuku yang tingkah polahnya =..="
serasa terluka moral ini.

Sampai saat ini, aku mengetik di depan rumah, sudah jam setengahtujuh pagi tapi kabut masih menghalang pandangan.
KEREN!
IYA!
Itu sebabnya aku betah disini.
Walau di rumah mama juga seperti ini, tapi aku ingin merasakan suasana beda dan orangnya juga.
Oke gaes..
Sampe sini dulu ceritaku tentang perjalanan batiniahku.
Buat kalian cowok yang masih belum bisa mengerti cewek, jangan coba-coba baca Femaledotcom.
Menyesatkan!
Karena wanita selalu beda dan tidak bisa disamakan antara kasus yang satu dengan yang lain.
Hal ini mungkin juga berlaku untuk cowok.
Se yah next trip!!!

No comments:

Post a Comment